Tidak ada yang dapat aku ungkapkan selain hasil ketikan yang berupa huruf-huruf ini. sudah cukup jauh sepertinya langkah kaki ini....aku tak mau mundur, tapi juga tak mau mengalami peristiwa selama 3 bulan itu lagi.
Terlajur basah..mandi sekalian
dan itulah yang aku jalani saat ini...
Mengubah seseorang menjadi lebih baik ternyata tidak semudah yang aku bayangkan,, tapi aku yakin niat baik akan berakhir dengan kebaikan pula..
Mendapatkan banyak pelajaran hidup, itulah yang aku dapatkan dari semua ini, dari memahami perbedaan, menghargai perbedaan, melatih kesabaran, mencoba menutup telinga dari hal-hal yang mendorongku untuk mundur...
Kau akan tahu pada akhirnya bahwa semua ini demi kebaikanmu sendiri di masa yang akan datang..
mungkin saat itu aku telah pergi meninggalkanmu,, tapi aku tak mau mendahului kehendak Tuhan..aku sangat yakin Tuhan tahu yang terbaik untuk kita..
Suatu saat nanti aku akan membebaskanmu,, hanya bisa menikmati saat-saat ini...itulah yang aku coba lakukan..
Begitu banyak makna hidup yang aku dapatkan dari semua ini,,, setiap peristiwa hidup pasti mengandung makna dan pelajaran, asal kita dapat merasakan dan menemukannya...
Aku akan selalu memberi motivasi untukmu..sampai kau benar-benar mampu "berjalan"sendiri dan menemukan kebaikan dalam hidupmu...S & T
FristiaN
Minggu, 11 Desember 2011
CINTA
"Manusia tidak jatuh 'ke dalam' cinta, dan tidak juga keluar 'dari cinta'.
Tapi manusia tumbuh dan besar dalam cinta".
Cinta, di banyak waktu dan peristiwa orang selalu berbeda mengartikannya.
Tak ada yang salah, tapi tak ada juga yang benar sempurna penafsirannya.Karena cinta selalu berkembang, ia seperti udara yang mengisi ruang kosong.
Cinta juga seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih rendah.
Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang cinta. Bahwa cinta,
akan membawa sesuatu menjadi lebih baik, membawa kita untuk berbuat lebih
sempurna. Mengajarkan pada kita betapa, besar kekuatan yang dihasilkannya.
Cinta membuat dunia yang penat dan bising ini terasa indah, paling tidak
bisa kita nikmati dengan cinta.
Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudera kebaikan. Cinta
adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang. Cinta
adalah hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia dan kehidupan yang
lebih baik.
Dan Islam tidak saja mengagungkan cinta tapi memberikan contoh kongkrit
dalam kehidupan. Lewat kehidupan manusia mulia, Rasulullah tercinta.
Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai menguning,
burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan
suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam
kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya.
Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai
sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan
bersama-sama masuk surga bersama aku."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh
menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan
berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman
menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.
Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan
kita semua," desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir
usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali
dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari
mimbar. Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan
detik-detik berlalu, jika mungkin.
Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di
dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang
berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan
menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah
membukan mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah aku ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur
Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril
tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah
bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia
ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan
suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua
surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata jibril. Tapi itu ternyata
tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman
kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah
berada di dalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."
Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk
semakin dalam dan Jibril membuang muka.
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak
tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua
siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan
telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah
shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu."
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinga
ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii" Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu.
Kini, mampukah kita mencinta sepertinya?
Rabu, 07 September 2011
Ketika "Kesementaraan" Harus Berakhir
Keyakinanku semua akan berakhir seperti ini
dan benar saja..apa yang aku rasakan dan aku jalani semuanya hanya sementara
Pelajaran hidup yang penting..
Aku sangat yakin, Tuhan sudah membuat jalan ini, dan aku melewatinya
Sesal pun tak ada gunanya, amarah, kecewa, kesedihan itu pasti ada, tapi semua orang tidak boleh terpuruk dalam satu masalah, termasuk aku
Bangkit dan mencoba hal yang lebih baik adalah jalan pilihan..
Maafku untuk semua yang merasa sakit,marah, dan kecewa kepadaku
Ketika kaki ini melangkah, pasti banyak kerikil yang kita lalui, bahkan terkadang batu pun dapat menghalangi langkah kaki ini..
Terus lewati dan berusaha tidak menjadikan kerikil dan batu itu halangan bagi kita untuk melangkah
Selamat datang Konsep Hidupku...ternyata aku tidak bisa meninggalkanmu..
dan benar saja..apa yang aku rasakan dan aku jalani semuanya hanya sementara
Pelajaran hidup yang penting..
Aku sangat yakin, Tuhan sudah membuat jalan ini, dan aku melewatinya
Sesal pun tak ada gunanya, amarah, kecewa, kesedihan itu pasti ada, tapi semua orang tidak boleh terpuruk dalam satu masalah, termasuk aku
Bangkit dan mencoba hal yang lebih baik adalah jalan pilihan..
Maafku untuk semua yang merasa sakit,marah, dan kecewa kepadaku
Ketika kaki ini melangkah, pasti banyak kerikil yang kita lalui, bahkan terkadang batu pun dapat menghalangi langkah kaki ini..
Terus lewati dan berusaha tidak menjadikan kerikil dan batu itu halangan bagi kita untuk melangkah
Selamat datang Konsep Hidupku...ternyata aku tidak bisa meninggalkanmu..
Sajak Kematian
Ketika sajak kematian ini ku bacakan,
aku melihat kawan-kawanku tertawa,
aku melihat kanak-kanak menangis
aku melihat begitu tinggi Sang Penguasa
tangan meraih, kaki terseok mengejar kehampaan
Ketika sajak kematian ini kudiamkan
Aku melihat kawan-kawanku menangis
Aku melihat kanak-kanak tertawa
Aku melihat semakin tinggi Sang Penguasa
Tangan mengenggam, kaki bersila menunggu keheningan
Ketika sajak kematian ini kusembunyikan di bawah kolong kehidupan
Aku tak melihat kawan-kawanku
Aku tak melihat kanak-kanak
Tapi aku melihat semakin dan kian tinggi Sang Penguasa
Rabu, 29 Juni 2011
Kuhapus Konsep Hidupku
Drama ini mengubah semuanya..
pemikiran saya, sikap saya, dan segala sisi kehidupan saya
mungkin Tuhan sudah mengatur segalanya, dan saya akan mengikutinya
apa yang akan terjadi nanti tidaklah penting, yang penting adalah prosesnya, begitu kata sebagian orang, dan saya ingin membuktikannya
seluruh konsep hidup yang saya bangun, hilang seketika, saat saya harus menghapus harapan-harapan kosong yang selama ini sangat membelenggu kehidupan ini..
jalani, dan lihat hasilnya nanti..
pemikiran saya, sikap saya, dan segala sisi kehidupan saya
mungkin Tuhan sudah mengatur segalanya, dan saya akan mengikutinya
apa yang akan terjadi nanti tidaklah penting, yang penting adalah prosesnya, begitu kata sebagian orang, dan saya ingin membuktikannya
seluruh konsep hidup yang saya bangun, hilang seketika, saat saya harus menghapus harapan-harapan kosong yang selama ini sangat membelenggu kehidupan ini..
jalani, dan lihat hasilnya nanti..
Sabtu, 07 Mei 2011
Sahabatku, cintaku....
Mungkin banyak juga orang yang mengalami jatuh hati pada teman sendiri, ya tidak heran tapi memang terasa sangat aneh. Apalagi teman atau sahabat itu sudah jauh di mata, tapi hati ini masih dapat merasakannya. Inilah kisahku, yang bermula saat aku menerima sms pertama darinya setelah hampir 2 tahun tidak ada kabar tentangnya. saling memberi kabar dan bertanya kabar masing-masing membuat aku merasa begitu dekat dengannya.
Kami sekarang memang dua orang yang berbeda dibandingkan dua orang pada 4 tahun yang lalu. Pemikiran kami pun sudah jauh berbeda. Saat mendapat kabar darinya, aku merasa sangat senang, saat dia memberikan berbagai ucapan, aku merasa kata-katanyalah yang paling indah, dan saat aku mendengarkan suaranya.....ternyata suaranyatidak jauh berbeda saat aku masih bertemu dengannya 4 tahun yang lalu, membuat aku semakin rindu padanya.
Aku berharap kisah ini akan indah pada waktunya, seperti yang pernah dikatakannya....
dan mungkin kesabaran yang sangat besar, yang harus aku miliki sekarang..
I'M LUCKY I'M IN LOVE WITH MY BEST FRIEND.....
Kami sekarang memang dua orang yang berbeda dibandingkan dua orang pada 4 tahun yang lalu. Pemikiran kami pun sudah jauh berbeda. Saat mendapat kabar darinya, aku merasa sangat senang, saat dia memberikan berbagai ucapan, aku merasa kata-katanyalah yang paling indah, dan saat aku mendengarkan suaranya.....ternyata suaranyatidak jauh berbeda saat aku masih bertemu dengannya 4 tahun yang lalu, membuat aku semakin rindu padanya.
Aku berharap kisah ini akan indah pada waktunya, seperti yang pernah dikatakannya....
dan mungkin kesabaran yang sangat besar, yang harus aku miliki sekarang..
I'M LUCKY I'M IN LOVE WITH MY BEST FRIEND.....
Pembebasku
Entah apa kesalahan atau kebenaran yang aku lakukan untukmu
Banyak hal yang telah kau berikan padaku, hingga mungkin rasa terima kasih ini aku berikan melalui hal yang mungkin akan menyakitkan bagimu
tapi aku benar-benar tidak bermaksud menyakiti siapapun, termasuk dirimu
aku hanya ingin menolongmu, karena kau juga telah menolongku dalam merasakan kebebasan meskipun hanya sementara
kau yang selalu dapat meredam rasa amarah yang terkadang muncul tidak terduga
aku harap kau bisa berubah menjadi lebih baik, dan menjadi seseorang yang percaya diri dan tidak lagi menganggap dirimu rendah karena orang lain tidak lebih baik dari dirimu
aku akan berusaha membuat kamu bahagia seperti kau telah membuat aku bahagia
anggaplah ini balas budiku yang mungkin akan menyakiti dirimu, tapi sungguh aku tidak bermaksud begitu
suatu hari nanti kau akan tahu apa maksud semua ini, kupersembahkan catatan ini untuk seseorang yang telah mengajarkanku kedewasaan dan belajar mensyukuri hidup ini
maafkan atas segala sikapku selama ini, yang sering membuatmu jengkel atau marah
teruslah berjuang dan wujudkan apa yang selama ini kau inginkan, aku yakin kau memiliki keinginan besar dalam hidupmu
Percayalah semua ini aku lakukan untuk kebaikanmu, jangan pernah berubah untuk orang lain, berubahlah untuk dirimu sendiri, karena saat orang yang mengubahmu itu pergi meninggalkanmu, kau akan merasa bahwa apa yang kau lakukan adalah sia-sia. . .
Banyak hal yang telah kau berikan padaku, hingga mungkin rasa terima kasih ini aku berikan melalui hal yang mungkin akan menyakitkan bagimu
tapi aku benar-benar tidak bermaksud menyakiti siapapun, termasuk dirimu
aku hanya ingin menolongmu, karena kau juga telah menolongku dalam merasakan kebebasan meskipun hanya sementara
kau yang selalu dapat meredam rasa amarah yang terkadang muncul tidak terduga
aku harap kau bisa berubah menjadi lebih baik, dan menjadi seseorang yang percaya diri dan tidak lagi menganggap dirimu rendah karena orang lain tidak lebih baik dari dirimu
aku akan berusaha membuat kamu bahagia seperti kau telah membuat aku bahagia
anggaplah ini balas budiku yang mungkin akan menyakiti dirimu, tapi sungguh aku tidak bermaksud begitu
suatu hari nanti kau akan tahu apa maksud semua ini, kupersembahkan catatan ini untuk seseorang yang telah mengajarkanku kedewasaan dan belajar mensyukuri hidup ini
maafkan atas segala sikapku selama ini, yang sering membuatmu jengkel atau marah
teruslah berjuang dan wujudkan apa yang selama ini kau inginkan, aku yakin kau memiliki keinginan besar dalam hidupmu
Percayalah semua ini aku lakukan untuk kebaikanmu, jangan pernah berubah untuk orang lain, berubahlah untuk dirimu sendiri, karena saat orang yang mengubahmu itu pergi meninggalkanmu, kau akan merasa bahwa apa yang kau lakukan adalah sia-sia. . .
Langganan:
Komentar (Atom)